Rabu, 17 Mei 2017

TUGAS

1. Jelaskan beberapa perbedaan penting antara larutan sejati dan sistem koloid?
2. Sol emas dapat dibuat dengan cara busur listrik bredig dan cara kondensasi. Jelaskan cara pembuatannya dan apakah perbedaan dari kedua teknik ini?
3. Jelaskan  secara rinci contoh-contoh mengenai pengaplikasian koloid dalam kehidupan sehari-hari?
4. Asam amino adalah suatu molekul pembentuk protein. Asam amino ada yang bermuatan positif, negatif, dan netral pada pH tertentu. Bagaimanakah memisahkan asam-asam amino dengan cara elektroforesis?
5. Jelaskan bagaimana koloid dibuat dengan menggunakan cara busur listrik Bredig?

6 komentar:

  1. 1. 1. beberapa perbedaan penting antara larutan sejati dan sistem koloid
    Ukuran Partikel: *Larutan Sejati = kurang dari 1 nm
    * Koloid = 1-100 nm
    Penampilan Fisis: *Larutan Sejati = Jernih
    * Koloid = keruh ke jernih
    Keadaan Campuran: *Larutan Sejati = 1 fase
    *Koloid = 2 fase
    Pengamatan Partikel terdispersi: *Larutan Sejati = Tidak dapat diamati dengan mikroskop ultra
    *Koloid = Dapat diamati dengan mikroskop ultra
    Kestabilan: *Larutan Sejati = Penebaran permanen
    * Koloid = Ada kecenderungan mengendap
    2. Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol logam seperti Ag,Au, dan Pt. Logam yang akan dibuah menjadi partikel-partikel koloid digunakan sebagai elektrode. Dua elektrode logam dicelupkan ke dalam medium pendispersinya (air suling dingin) sedemikian sehingga kedua ujungnya saling berdekatan. Kemudian kedua elektrode diberi loncatan listrik. Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap. Uapnya kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin. Hasil kondensasi ini berupa partikel -partikel koloid. Oleh karena logam diubah menjadi partikel sol melalui uap logam, maka metode ini dikategorikan sebagai metode dispersi.

    Cara Kondensasi

    Pembuatan koloid sol dengan metode kondensasi melibatkan penggabungan partikel-partikel larutan (atom, ion, atau molekul) menjadi partikel-partikel berukuran koloid. Hal ini dilakukan dengan reaksi kimia (dekomposisi rangkap, hidrolisis, dan redoks) atau penggantian pelarut.
    3. 1. Pemutihan Gula 2. Penggumpalan Darah 3. Penjernihan Air
    4. Asam amino di tempatkan dalam wadah , lalu diberi elektroda listrik positif dan negatif. nanti asam amino yang bermuatan negatif akan bergerak menuju elektroda listrik positif dan sebaliknya. Dengan cara mengatur pH larutan asam amino maka pada pH tertentu ada asam amino bermuatan negatif, positif, dan netral. Kemudian, asam-asam amino tersebut ditempatkan dalam medan listrik. Asam amino yang bermuatan positif akan menuju katode, asam amino yang bermuatan negatif akan menuju anode, sedangkan asam amino netral tidak tertarik oleh kedua elektrode.
    5. Arus listrik bertegangan tinggi dialirkan melalui elektrode logam (bahan terdispersi) yang dicelupkan ke dalam air. Loncatan bunga api listrik mengakibatkan bahan elektrode terurai menjadi atom-atom dan larut ke dalam medium pendispersi air membentuk sol.

    BalasHapus
  2. 1. beberapa perbedaan penting antara larutan sejati dan sistem koloid
    Ukuran Partikel: *Larutan Sejati = kurang dari 1 nm
    * Koloid = 1-100 nm
    Penampilan Fisis: *Larutan Sejati = Jernih
    * Koloid = keruh ke jernih
    Keadaan Campuran: *Larutan Sejati = 1 fase
    *Koloid = 2 fase
    Pengamatan Partikel terdispersi: *Larutan Sejati = Tidak dapat diamati dengan mikroskop ultra
    *Koloid = Dapat diamati dengan mikroskop ultra
    Kestabilan: *Larutan Sejati = Penebaran permanen
    * Koloid = Ada kecenderungan mengendap
    2. Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol logam seperti Ag,Au, dan Pt. Logam yang akan dibuah menjadi partikel-partikel koloid digunakan sebagai elektrode. Dua elektrode logam dicelupkan ke dalam medium pendispersinya (air suling dingin) sedemikian sehingga kedua ujungnya saling berdekatan. Kemudian kedua elektrode diberi loncatan listrik. Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap. Uapnya kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin. Hasil kondensasi ini berupa partikel -partikel koloid. Oleh karena logam diubah menjadi partikel sol melalui uap logam, maka metode ini dikategorikan sebagai metode dispersi.

    Cara Kondensasi

    Pembuatan koloid sol dengan metode kondensasi melibatkan penggabungan partikel-partikel larutan (atom, ion, atau molekul) menjadi partikel-partikel berukuran koloid. Hal ini dilakukan dengan reaksi kimia (dekomposisi rangkap, hidrolisis, dan redoks) atau penggantian pelarut.
    3. 1. Pemutihan Gula 2. Penggumpalan Darah 3. Penjernihan Air
    4. Asam amino di tempatkan dalam wadah , lalu diberi elektroda listrik positif dan negatif. nanti asam amino yang bermuatan negatif akan bergerak menuju elektroda listrik positif dan sebaliknya. Dengan cara mengatur pH larutan asam amino maka pada pH tertentu ada asam amino bermuatan negatif, positif, dan netral. Kemudian, asam-asam amino tersebut ditempatkan dalam medan listrik. Asam amino yang bermuatan positif akan menuju katode, asam amino yang bermuatan negatif akan menuju anode, sedangkan asam amino netral tidak tertarik oleh kedua elektrode.
    5. Arus listrik bertegangan tinggi dialirkan melalui elektrode logam (bahan terdispersi) yang dicelupkan ke dalam air. Loncatan bunga api listrik mengakibatkan bahan elektrode terurai menjadi atom-atom dan larut ke dalam medium pendispersi air membentuk sol.

    BalasHapus
  3. 1. beberapa perbedaan penting antara larutan sejati dan sistem koloid
    Ukuran Partikel: *Larutan Sejati = kurang dari 1 nm
    * Koloid = 1-100 nm
    Penampilan Fisis: *Larutan Sejati = Jernih
    * Koloid = keruh ke jernih
    Keadaan Campuran: *Larutan Sejati = 1 fase
    *Koloid = 2 fase
    Pengamatan Partikel terdispersi: *Larutan Sejati = Tidak dapat diamati dengan mikroskop ultra
    *Koloid = Dapat diamati dengan mikroskop ultra
    Kestabilan: *Larutan Sejati = Penebaran permanen
    * Koloid = Ada kecenderungan mengendap
    2. Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol logam seperti Ag,Au, dan Pt. Logam yang akan dibuah menjadi partikel-partikel koloid digunakan sebagai elektrode. Dua elektrode logam dicelupkan ke dalam medium pendispersinya (air suling dingin) sedemikian sehingga kedua ujungnya saling berdekatan. Kemudian kedua elektrode diberi loncatan listrik. Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap. Uapnya kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin. Hasil kondensasi ini berupa partikel -partikel koloid. Oleh karena logam diubah menjadi partikel sol melalui uap logam, maka metode ini dikategorikan sebagai metode dispersi.

    Cara Kondensasi

    Pembuatan koloid sol dengan metode kondensasi melibatkan penggabungan partikel-partikel larutan (atom, ion, atau molekul) menjadi partikel-partikel berukuran koloid. Hal ini dilakukan dengan reaksi kimia (dekomposisi rangkap, hidrolisis, dan redoks) atau penggantian pelarut.
    3. 1. Pemutihan Gula 2. Penggumpalan Darah 3. Penjernihan Air
    4. Asam amino di tempatkan dalam wadah , lalu diberi elektroda listrik positif dan negatif. nanti asam amino yang bermuatan negatif akan bergerak menuju elektroda listrik positif dan sebaliknya. Dengan cara mengatur pH larutan asam amino maka pada pH tertentu ada asam amino bermuatan negatif, positif, dan netral. Kemudian, asam-asam amino tersebut ditempatkan dalam medan listrik. Asam amino yang bermuatan positif akan menuju katode, asam amino yang bermuatan negatif akan menuju anode, sedangkan asam amino netral tidak tertarik oleh kedua elektrode.
    5. Arus listrik bertegangan tinggi dialirkan melalui elektrode logam (bahan terdispersi) yang dicelupkan ke dalam air. Loncatan bunga api listrik mengakibatkan bahan elektrode terurai menjadi atom-atom dan larut ke dalam medium pendispersi air membentuk sol.

    BalasHapus
  4. 1. 1. beberapa perbedaan penting antara larutan sejati dan sistem koloid
    Ukuran Partikel: *Larutan Sejati = kurang dari 1 nm
    * Koloid = 1-100 nm
    Penampilan Fisis: *Larutan Sejati = Jernih
    * Koloid = keruh ke jernih
    Keadaan Campuran: *Larutan Sejati = 1 fase
    *Koloid = 2 fase
    Pengamatan Partikel terdispersi: *Larutan Sejati = Tidak dapat diamati dengan mikroskop ultra
    *Koloid = Dapat diamati dengan mikroskop ultra
    Kestabilan: *Larutan Sejati = Penebaran permanen
    * Koloid = Ada kecenderungan mengendap
    2. Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol logam seperti Ag,Au, dan Pt. Logam yang akan dibuah menjadi partikel-partikel koloid digunakan sebagai elektrode. Dua elektrode logam dicelupkan ke dalam medium pendispersinya (air suling dingin) sedemikian sehingga kedua ujungnya saling berdekatan. Kemudian kedua elektrode diberi loncatan listrik. Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap. Uapnya kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin. Hasil kondensasi ini berupa partikel -partikel koloid. Oleh karena logam diubah menjadi partikel sol melalui uap logam, maka metode ini dikategorikan sebagai metode dispersi.

    Cara Kondensasi

    Pembuatan koloid sol dengan metode kondensasi melibatkan penggabungan partikel-partikel larutan (atom, ion, atau molekul) menjadi partikel-partikel berukuran koloid. Hal ini dilakukan dengan reaksi kimia (dekomposisi rangkap, hidrolisis, dan redoks) atau penggantian pelarut.
    3. 1. Pemutihan Gula 2. Penggumpalan Darah 3. Penjernihan Air
    4. Asam amino di tempatkan dalam wadah , lalu diberi elektroda listrik positif dan negatif. nanti asam amino yang bermuatan negatif akan bergerak menuju elektroda listrik positif dan sebaliknya. Dengan cara mengatur pH larutan asam amino maka pada pH tertentu ada asam amino bermuatan negatif, positif, dan netral. Kemudian, asam-asam amino tersebut ditempatkan dalam medan listrik. Asam amino yang bermuatan positif akan menuju katode, asam amino yang bermuatan negatif akan menuju anode, sedangkan asam amino netral tidak tertarik oleh kedua elektrode.
    5. Arus listrik bertegangan tinggi dialirkan melalui elektrode logam (bahan terdispersi) yang dicelupkan ke dalam air. Loncatan bunga api listrik mengakibatkan bahan elektrode terurai menjadi atom-atom dan larut ke dalam medium pendispersi air membentuk sol.

    BalasHapus
  5. 1. beberapa perbedaan penting antara larutan sejati dan sistem koloid
    Ukuran Partikel: *Larutan Sejati = kurang dari 1 nm
    * Koloid = 1-100 nm
    Penampilan Fisis: *Larutan Sejati = Jernih
    * Koloid = keruh ke jernih
    Keadaan Campuran: *Larutan Sejati = 1 fase
    *Koloid = 2 fase
    Pengamatan Partikel terdispersi: *Larutan Sejati = Tidak dapat diamati dengan mikroskop ultra
    *Koloid = Dapat diamati dengan mikroskop ultra
    Kestabilan: *Larutan Sejati = Penebaran permanen
    * Koloid = Ada kecenderungan mengendap
    2. Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol logam seperti Ag,Au, dan Pt. Logam yang akan dibuah menjadi partikel-partikel koloid digunakan sebagai elektrode. Dua elektrode logam dicelupkan ke dalam medium pendispersinya (air suling dingin) sedemikian sehingga kedua ujungnya saling berdekatan. Kemudian kedua elektrode diberi loncatan listrik. Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap. Uapnya kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin. Hasil kondensasi ini berupa partikel -partikel koloid. Oleh karena logam diubah menjadi partikel sol melalui uap logam, maka metode ini dikategorikan sebagai metode dispersi.

    Cara Kondensasi

    Pembuatan koloid sol dengan metode kondensasi melibatkan penggabungan partikel-partikel larutan (atom, ion, atau molekul) menjadi partikel-partikel berukuran koloid. Hal ini dilakukan dengan reaksi kimia (dekomposisi rangkap, hidrolisis, dan redoks) atau penggantian pelarut.
    3. 1. Pemutihan Gula 2. Penggumpalan Darah 3. Penjernihan Air
    4. Asam amino di tempatkan dalam wadah , lalu diberi elektroda listrik positif dan negatif. nanti asam amino yang bermuatan negatif akan bergerak menuju elektroda listrik positif dan sebaliknya. Dengan cara mengatur pH larutan asam amino maka pada pH tertentu ada asam amino bermuatan negatif, positif, dan netral. Kemudian, asam-asam amino tersebut ditempatkan dalam medan listrik. Asam amino yang bermuatan positif akan menuju katode, asam amino yang bermuatan negatif akan menuju anode, sedangkan asam amino netral tidak tertarik oleh kedua elektrode.
    5. Arus listrik bertegangan tinggi dialirkan melalui elektrode logam (bahan terdispersi) yang dicelupkan ke dalam air. Loncatan bunga api listrik mengakibatkan bahan elektrode terurai menjadi atom-atom dan larut ke dalam medium pendispersi air membentuk sol.

    BalasHapus
  6. 1. beberapa perbedaan penting antara larutan sejati dan sistem koloid
    Ukuran Partikel: *Larutan Sejati = kurang dari 1 nm
    * Koloid = 1-100 nm
    Penampilan Fisis: *Larutan Sejati = Jernih
    * Koloid = keruh ke jernih
    Keadaan Campuran: *Larutan Sejati = 1 fase
    *Koloid = 2 fase
    Pengamatan Partikel terdispersi: *Larutan Sejati = Tidak dapat diamati dengan mikroskop ultra
    *Koloid = Dapat diamati dengan mikroskop ultra
    Kestabilan: *Larutan Sejati = Penebaran permanen
    * Koloid = Ada kecenderungan mengendap
    2. Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol logam seperti Ag,Au, dan Pt. Logam yang akan dibuah menjadi partikel-partikel koloid digunakan sebagai elektrode. Dua elektrode logam dicelupkan ke dalam medium pendispersinya (air suling dingin) sedemikian sehingga kedua ujungnya saling berdekatan. Kemudian kedua elektrode diberi loncatan listrik. Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap. Uapnya kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin. Hasil kondensasi ini berupa partikel -partikel koloid. Oleh karena logam diubah menjadi partikel sol melalui uap logam, maka metode ini dikategorikan sebagai metode dispersi.

    Cara Kondensasi

    Pembuatan koloid sol dengan metode kondensasi melibatkan penggabungan partikel-partikel larutan (atom, ion, atau molekul) menjadi partikel-partikel berukuran koloid. Hal ini dilakukan dengan reaksi kimia (dekomposisi rangkap, hidrolisis, dan redoks) atau penggantian pelarut.
    3. 1. Pemutihan Gula 2. Penggumpalan Darah 3. Penjernihan Air
    4. Asam amino di tempatkan dalam wadah , lalu diberi elektroda listrik positif dan negatif. nanti asam amino yang bermuatan negatif akan bergerak menuju elektroda listrik positif dan sebaliknya. Dengan cara mengatur pH larutan asam amino maka pada pH tertentu ada asam amino bermuatan negatif, positif, dan netral. Kemudian, asam-asam amino tersebut ditempatkan dalam medan listrik. Asam amino yang bermuatan positif akan menuju katode, asam amino yang bermuatan negatif akan menuju anode, sedangkan asam amino netral tidak tertarik oleh kedua elektrode.
    5. Arus listrik bertegangan tinggi dialirkan melalui elektrode logam (bahan terdispersi) yang dicelupkan ke dalam air. Loncatan bunga api listrik mengakibatkan bahan elektrode terurai menjadi atom-atom dan larut ke dalam medium pendispersi air membentuk sol.

    BalasHapus